Soal boikot produk Israel, Wapres meminta umat Islam bijak menyikapi fatwa MUI



Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meminta seluruh umat Islam lebih berhati-hati dalam menafsirkan ketentuan tersebut. Karena tidak ada informasi produk yang valid dari perusahaan mana pun yang terbukti berafiliasi dengan Israel.

“MUI tidak menyebut perusahaan ini, perusahaan itu, dan nanti (dipilih) perusahaan mana yang dianggap terafiliasi dan memberikan bantuan. Karena kalau tidak, tidak akan mengarah kemana-mana, sehingga tidak merugikan banyak pihak, kata Wapres, Kamis (16/11).





Untuk itu, harus ada otoritas yang bisa memilah produk-produk yang terbukti mendukung dan berafiliasi dengan Israel yang beroperasi di pasar dalam negeri. Pasalnya, fatwa MUI tidak secara eksplisit mencantumkan perusahaan atau produk yang pro Israel.

“Sebenarnya pilihan ada di tangan pemerintah atau beberapa pihak,” imbuh Wapres.

Wapres menjelaskan, tujuan utama MUI mengeluarkan fatwa ini adalah untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan menghentikan barbarisme Israel di Gaza.

“Sekarang dianggap genosida, pembunuhan massal, harus ada upaya berbeda (menghentikannya),” kata Maruf Amin.

Temukan berita terkini tepercaya dari kantor berita politik RMOL di berita Google.
Mohon mengikuti klik pada bintang.



Quoted From Many Source

READ  Kuartal III tahun 2023, Industri teknik dan elektronika mendominasi pelaksanaan FDI di Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *