Kader PDIP membantah sisir laut di Kepulauan Seribu kerap dijual



Hal itu diungkapkan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Rasyidi saat jeda rapat paripurna yang rencananya akan menyampaikan tanggapan Pj Gubernur terhadap pandangan umum fraksi terkait usulan Perda pencabutan Perda Nomor 11 Tahun 1992 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepulauan Seribu, Kotamadya Jakarta Utara, Senin (20 November).

Izin pimpinan, interupsi, H. Rasyidi dari Fraksi PDI Perjuangan. “Pada kesempatan yang baik ini Pak Pj Gubernur, kami telah melihat dan mendengar bahwa di Kepulauan Seribu ada yang namanya pegunungan laut, ada yang disebut pegunungan laut,” kata Rasyidi.





Rasyidi mengatakan, pegunungan laut terbentuk akibat orogeni atau pergerakan lempeng tektonik yang cepat dan menutupi wilayah yang sempit. Karang laut mengalami orogeni ini.

Namun kenyataannya saat ini Pak Gubernur sudah diperluas, sehingga alhasil lebarnya bukan lagi 500 meter, tapi 1000 meter dan seterusnya, kata Rasyidi yang juga Wakil Ketua. dari Komisi C. .

“Kami mendapat laporan bahwa duri laut ini banyak yang dijual. “Jadi siapa yang menjualnya dan sekarang sudah beres,” lanjutnya.

Rasyidi mempertanyakan apakah Heru menerima pesan tersebut saat menjabat Pj Gubernur DKI atau tidak. Jika sampai tahu, Rasyidi akan menginterogasi pihak yang menjual kembali laut tersebut.

“Apakah penjualan karang laut yang bersifat abrasif ini sah atau diperbolehkan? “Saya kira itu yang kami ungkapkan,” pungkas Rasyidi.

Temukan berita terkini tepercaya dari kantor berita politik RMOL di berita Google.
Mohon mengikuti klik pada bintang.



Quoted From Many Source

READ  Efisiensi Operasional Bisnis Di Ternate Cemerlang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *